Rabu, 18 April 2018

PRINSIP KEPUSTAKAWANAN


Nama               : Putri Kharisma
Nim                 : 1730403063
Kelas               : 17 PUS B
Matkul             : Pengantar Ilmu Perpustakaan


Prinsip-Prinsip Kepustakawan

Inilah prinsip-prinsip kepustakawan yang harus ditaati
Prinsip-prinsip kepustakawan:

1.      Perpustakaan diciptakan oleh masyarakat
Maksudnya Perpustakaan  merupakan produk  manusia,  sehingga  sejarah perpustakaan  tidak terlepas dari sejarah manusia.  Perpustakaan hadir karena dari hadirnya manusia dan  manusia atau  masyarakat  itulah yang  menciptakan  perpustakaan.  Jadi perpustakaan  tidak  bisa dipisahkan dari kehidupan manusia itu sendiri. So, tanpa ada nya manusia tidak akan terciptanya perpustakaan.
2.      Perpustakaan dipelihara oleh masyarakat
Yah tentu saja karena masyarakat yang menciptakannya maka masyarakatlah yang memeliharanya, mereka pun selalu memelihara hasil karyanya. Dan kalau sudah didalam perpustakaan maka pustakawan lah yang memelihara dan menjaga setiap karya masyarakat.
3.      Perpustakaan dimaksudkan untuk menyimpan dan menperluaskan ilmu pengetahuan.
Seperti yang lo tau bahwa perpustakaan merupakan sebagai tempat penyimpanan buku jadi sudah pasti perpustakaan menyimpan begitu banyak informasi. Pada zaman dahulu di kerajaan sebuah ilmu atau kitab yang berisikan matra-matra  yang dianggap  sebagai ilmu  yang sangat berharga karena pada zaman itu disimpan didalam kuil-kuil utuk dipelihara dan dirawat agar ilmu  pengetahuan tersebut tidak terhenti atau pun hilang, oleh karena itu informasi  yang  tersimpan tersebut perlu disebarluaskan guna perkembangan ilmu pengetahuan.  Dan pada zaman sekarang seperti lo tau di dalam perpustakaan terdapat pelayanan sirkulasi atau pelayanan pinjam buku,  nah secara tidak langsung  dalam layanan tersebut sudah  terjadi penyebarluasan ilmu pengetahuan melalui peminjaman buku.
4.      Perpustakaan terbuka untuk umum
Perpustakaan merupakan sebuah fasilitas umum dan tentu saja sangat terbuka bagi semua orang anggota masyarakat dengan tidak memandang usia, kelamin, pekerjaan, warna kulit maupun agama. seperti yang lo tau bahwa semua manusia berhak mendapatkan ilmu baik itu dari pendidikan formal ataupun non formal, nah perpustakaanlah yang menepatkan diri sebagai tempat pendidikan non formal.
5.      Perpustakaan merupakan pusat kekuatan
Tentu saja karena isi yang tersimpan dalam perpustakaan adalah segala sumber informasi dan sumber ilmu, yang diperlukan oleh individu atau kelompok guna memperkuatan jarigan serta pola pikirnya agar berkembang sehinggan bisa menggapai tujuan yang dituju. Pada masa kerajaan yang terkenal akan ilmu pengetahuan dan perpustakaan yang megah, para musuh untuk menaklukan kerajaan itu pertama kali dihancurkan adalah gedung perpustakaannya karena di dalam perpustakaan itulah yang menjadi pusat kekuatannya yang terdapat segala ilmu tersimpan. Walau ada orang yang sangat lah begitu jahat untuk menhancurkan ilmu pengetahuan, ilmu tersebut tidak akan pernah hilang.
6.      Perpustakaan yang terus berkembang
Pernyataan ini sama dengan teori dari S.R.Ranganathan bapak ilmu perpustakaan yang mencetuskan teori mengenai five law of library yaitu the library is a glowing oragisnm yang artinya “perpustakaan adalah organisme yang berkembang” maksudnya perpustakaan bersifat dinamis yang akan terus berkembang dan mampu menempatkan diri mengikuti zaman sesuai keperluan dari pemustaka itu sendiri. Misalnya dari koleksi yang terbatas dan dikit namun lama kelamaan kebutuhan dari pemustakaan akan terpenuhi seiring waktu dan walaupun prosesnya setiap perpustakaan berbeda-beda akan tetapi perpustakaan akan dituntun untuk berkembang mengikuti lajunya berkembang yang berkembang. Seperti yang lo tau atau yang sudah pernah ke perpustakaan nasional dijakarta sekarang gedungnya sudah  mencapai 25 lantai, sangatlah waww!! Itu sangatlah keren gaes! Kalian tidak akan merasa bosan untuk keperpustakaan.
7.      Perpustakaan nasional harus berisi literatur nasional dari negaranya sendiri maupun dari negara yangbersangkutan dengan negaranya
Fungsi dari perpustakaan nasional ialah menyimpan seluruh literatur  atau pustaka dari negaranya baik itu bersifat tercetak, non cetak ataupun digital untuk di dikelolah oleh negara. Dan itu sudah diatur dalam UU Deposit yang mengatur mengenai UU serah simpan yang mewajibkan setiap penulis, penerbit buku yang berasal dab berada di negara tersebut menyerahkan minimal 2 example untuk disimpan di perpustakaan nasional. Begitu juga dengan pustaka yang diterbitkan atau ditulis oleh negara lain jika isi dari pustaka itu masih ada kaitan dengan negara maka berhak untuk menyimpan dan mengelolah pustaka tersebut di perpustakaan nasional.
8.      Setiap buku pasti ada manfaatnya
Apapun jenis buku atau judul buku pasti memiliki manfaatnya dan amatlah dihargai, karena sebelum buku itu dibuat pasti ada tujuan penulis dalam membuat buku tersebut. Walaupun isi buku itu mengenai cara membantaian manusia pasti akan ada individu atau kelompok yang memerlukannya. Karena pada hakekatnya buku mengandung ilmu pengetahuan dan tempat informasi disimpan.
9.      Seorang pustakwan harus orang yang berpendidikan
Di satu sisi menjadikan perpustakaan yang representatif dan layak digunakan oleh masyarakat luas juga bukan sesuatu yang mudah dan menjadi tantangan bagi para pustakawan sebagai motor penggerak kemajuan perpustakaan. bahwa faktor yang menyebabkan perpustakaan belum dapat berkembang dan masih belum bisa berdiri sendiri di antaranya adalah pengelola perpustakaan, sumber informasi dan masyarakat pengguna.  Pengelola perpustakaan yang dimaksud adalah pustakawan sebagai penentu kemajuan sebuah perpustakaan. Dibutuhkan kemampuan yang luar biasa untuk memajukan sebuah perpustakaan. Berbagai tantangan dan rintangan menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam perjuangan para pustakawan untuk memajukan perpustakaan.Namun begitu, pustakawan tidak boleh berputus asa menghadapi tantangan tersebut, justru pustakawan harus senantiasa berusaha terus menerus tanpa merasa bosan untuk memperjuangkan perpustakaan dan organisasi pustakawan agar di perhatikan oleh pemerintah. Menjadi sebuah tugas rumah yang tidak ringan untuk mencapai hal ini, namun bukan sesuatu yang mustahil jika para pustakawan bersama-sama mengembangkan diri dan meningkatkan profesionalismenya dengan berbagai ketrampilan yang dimiliki.
10.  Seorang pustakawan adalah seoarng pendidik
Karena secara tidak langsung dalam memberikan layanannya seorang pustakawan memberikan informasi kepada para pemustakan mengenai cara mengakses OPAC dalam mencari bahan pustaka. Untuk menjadi pustakwan diperlukan pelatihan dan pendidikan keahlian. Pada abad 20 oleh Dewey yang merasa perlu adanya pedidikan formal bagi pustakawan dan pada akhirmyamuncul ilmu perpustakaan. Di Indonesia ilmu perpustaakanan baru ada pada tahun 1999.
11.  Pustakawan bertugas menambah koleksi
Tentu saja tugas pustakawan bukan hanya mengelolah dan menjaga buku saja tetapi juga mampu mengajak masyarakat untuk mengunjungi perpustakaan dan menarik minat para pemustaka untuk betah didalam perpustakaan. Lantas bagaimana caranya, tentu saja dengan menambah koleksi pustaka dalam perpustakaan, semakin banyak koleksi pustaka yang dimiliki oleh sebuah perpustakaan maka semakin tinggi pula minat para pemustaka untuk masuk ke dalam perpustakaan, karena seperti lo tau bahwa orang masuk ke perpustakaan karena mencari informasi melalui buku yang berada didalamnya,jika mereka mendapatkan apa yang mereka butuhkan maka mereka akan datang untuk kembali mencari informasi lagi, seperti Demotrios(pustakwan Mesir kuno) yang berusaha keras menambah koleksi.
12.  Perpustakaan harus di susun dan dikelolah sesuai dengan aturan baku
Yah tentu sajakarena yang terdapat dalam perpustakaan bukan hanya tumpukkan buku tetapi lebih dari pada itu, jika pustaka-pustaka disusun berdasarkan aturan yang baku maka akan sangat mudah mencari pustaka yang diperlukan dengan efektif dan dapat menghemat waktu dalam proses pencariannya, dan pustaka yang tersimpan bukannya sedikit tetapi ada begitu banyak tumpukkan buku yang tersimpan dalam perpustakaan jika pustaka-pustaka itu disusun dengan sistem yang benar maka akan mudah dalam menemukannya kembali dan tentu saja penampilan yang ditampilkan akan terlihat lebih indah dan bisa saja malah menarik perhatian para pengujung utnuk datang berkunjung.
13.  Tugas pustakawan untuk menambah koleksi perpustakaan
Yah tentu saja, pustakawan harus menambah koleksi dalam perpustkaan agar setiap masyarakat yang membutuhkan informasi tidak kesulitan dan memudahkan mereka untuk memperoleh informasi. Semangkin banyaknya koleksi yang berlimpah maka semangkin banyaknya pula manfaatnya, terutama untuk kalian gaes yang menjadi mahasiswa pasti kalian sangat butuh informasi yang banyak.
14.  Sebuah perpustakaan harus disusun menurut aturan tertentu serta perlu dibuatkan daftar koleksinya
Yah tentu saja, bagi pustakawan harus menetapakan aturan pernyusunan sesuai daftarnya agar pemanfaatannya bisa efektif. Kalo misalkan penyusunan buku yang tidak sesuai maka meyulitkan bagi setiap pengunjung yang akan mencari buku di perpustakaan. Seperti perputakaan alexandria yang mengelompokan koleksi nya berdasarkan ruangan.
15.  Karena perpustakaan merupakan gedung ilmu pengetahuan maka koleksi perpustakaan harus disusun menurut subjek
Ya tentu saja kalo perpustakaan yang efektif maka akan memudahkan pemustaka untuk mencari buku, dan tidak menyulitkan
16.  Kenyamanan praktis merupakan faktor utama yang perlu digunakan dalam penyusunan subjek di perpustkaan
Setiap orang pasti ingin kenyamanan agar mereka betah saat berkunjung di perpustakan dan tidak akan bosan walau sampai berjam-jam.
17.  Perpustakaan harus memiliki katalog subjek
Seperti yang lo tau katalog merupakan wakil dokumen ringkas, jadi kalian pasti ingin sebuah informasi yang ringkas dan memudahkan kalian dapat memahami isi buku tersebut.