Nama : Putri
Kharisma
Nim : 1730403063
Kelas : 17 PUS B
Matkul : Pengantar Ilmu Perpustakaan
Nim : 1730403063
Kelas : 17 PUS B
Matkul : Pengantar Ilmu Perpustakaan
Prinsip-Prinsip Kepustakawan
Inilah prinsip-prinsip kepustakawan yang harus ditaati
Prinsip-prinsip kepustakawan:
1.
Perpustakaan diciptakan oleh masyarakat
Maksudnya Perpustakaan merupakan
produk manusia, sehingga sejarah perpustakaan tidak terlepas
dari sejarah manusia. Perpustakaan hadir karena dari hadirnya
manusia dan manusia atau masyarakat itulah yang
menciptakan perpustakaan. Jadi perpustakaan tidak bisa dipisahkan dari kehidupan manusia itu sendiri.
So, tanpa ada nya manusia tidak akan terciptanya perpustakaan.
2. Perpustakaan dipelihara oleh masyarakat
Yah tentu saja karena masyarakat
yang menciptakannya maka masyarakatlah yang memeliharanya, mereka pun selalu
memelihara hasil karyanya. Dan kalau sudah didalam perpustakaan maka pustakawan
lah yang memelihara dan menjaga setiap karya masyarakat.
3.
Perpustakaan dimaksudkan untuk menyimpan dan menperluaskan ilmu pengetahuan.
Seperti yang lo
tau bahwa perpustakaan merupakan sebagai tempat penyimpanan buku jadi sudah
pasti perpustakaan menyimpan begitu banyak informasi. Pada zaman dahulu di kerajaan
sebuah ilmu atau kitab yang berisikan matra-matra yang dianggap
sebagai ilmu yang sangat berharga
karena pada zaman itu disimpan didalam kuil-kuil utuk dipelihara dan dirawat
agar ilmu pengetahuan tersebut tidak terhenti
atau pun hilang, oleh karena itu informasi
yang tersimpan tersebut perlu
disebarluaskan guna perkembangan ilmu pengetahuan. Dan pada zaman sekarang seperti lo tau di
dalam perpustakaan terdapat pelayanan sirkulasi atau pelayanan pinjam buku, nah secara tidak langsung dalam layanan tersebut sudah terjadi penyebarluasan ilmu pengetahuan
melalui peminjaman buku.
4. Perpustakaan terbuka untuk umum
Perpustakaan
merupakan sebuah fasilitas umum dan tentu saja sangat terbuka bagi semua orang
anggota masyarakat dengan tidak memandang usia, kelamin, pekerjaan, warna kulit
maupun agama. seperti yang lo tau bahwa semua manusia berhak mendapatkan ilmu
baik itu dari pendidikan formal ataupun non formal, nah perpustakaanlah yang
menepatkan diri sebagai tempat pendidikan non formal.
5. Perpustakaan merupakan pusat kekuatan
Tentu saja
karena isi yang tersimpan dalam perpustakaan adalah segala sumber informasi dan
sumber ilmu, yang diperlukan oleh individu atau kelompok guna memperkuatan
jarigan serta pola pikirnya agar berkembang sehinggan bisa menggapai tujuan
yang dituju. Pada masa kerajaan yang terkenal akan ilmu pengetahuan dan
perpustakaan yang megah, para musuh untuk menaklukan kerajaan itu pertama kali
dihancurkan adalah gedung perpustakaannya karena di dalam perpustakaan itulah
yang menjadi pusat kekuatannya yang terdapat segala ilmu tersimpan. Walau ada orang
yang sangat lah begitu jahat untuk menhancurkan ilmu pengetahuan, ilmu tersebut
tidak akan pernah hilang.
6. Perpustakaan yang terus berkembang
Pernyataan ini
sama dengan teori dari S.R.Ranganathan bapak ilmu perpustakaan yang mencetuskan
teori mengenai five law of library yaitu the library is a glowing oragisnm yang
artinya “perpustakaan adalah organisme yang berkembang” maksudnya perpustakaan
bersifat dinamis yang akan terus berkembang dan mampu menempatkan diri
mengikuti zaman sesuai keperluan dari pemustaka itu sendiri. Misalnya dari
koleksi yang terbatas dan dikit namun lama kelamaan kebutuhan dari pemustakaan
akan terpenuhi seiring waktu dan walaupun prosesnya setiap perpustakaan
berbeda-beda akan tetapi perpustakaan akan dituntun untuk berkembang mengikuti
lajunya berkembang yang berkembang. Seperti yang lo tau atau yang sudah pernah
ke perpustakaan nasional dijakarta sekarang gedungnya sudah mencapai 25 lantai, sangatlah waww!! Itu sangatlah
keren gaes! Kalian tidak akan merasa bosan untuk keperpustakaan.
7. Perpustakaan nasional harus berisi literatur nasional dari
negaranya sendiri maupun dari negara yangbersangkutan dengan negaranya
Fungsi dari
perpustakaan nasional ialah menyimpan seluruh literatur atau pustaka dari negaranya baik itu bersifat
tercetak, non cetak ataupun digital untuk di dikelolah oleh negara. Dan itu
sudah diatur dalam UU Deposit yang mengatur mengenai UU serah simpan yang
mewajibkan setiap penulis, penerbit buku yang berasal dab berada di negara
tersebut menyerahkan minimal 2 example untuk disimpan di perpustakaan nasional.
Begitu juga dengan pustaka yang diterbitkan atau ditulis oleh negara lain jika
isi dari pustaka itu masih ada kaitan dengan negara maka berhak untuk menyimpan
dan mengelolah pustaka tersebut di perpustakaan nasional.
8. Setiap buku pasti ada manfaatnya
Apapun jenis
buku atau judul buku pasti memiliki manfaatnya dan amatlah dihargai, karena sebelum
buku itu dibuat pasti ada tujuan penulis dalam membuat buku tersebut. Walaupun
isi buku itu mengenai cara membantaian manusia pasti akan ada individu atau
kelompok yang memerlukannya. Karena pada hakekatnya buku mengandung ilmu
pengetahuan dan tempat informasi disimpan.
9. Seorang pustakwan harus orang yang berpendidikan
Di satu sisi
menjadikan perpustakaan yang representatif dan layak digunakan oleh masyarakat
luas juga bukan sesuatu yang mudah dan menjadi tantangan bagi para pustakawan
sebagai motor penggerak kemajuan perpustakaan. bahwa faktor yang menyebabkan
perpustakaan belum dapat berkembang dan masih belum bisa berdiri sendiri di
antaranya adalah pengelola perpustakaan, sumber informasi dan masyarakat
pengguna. Pengelola perpustakaan yang
dimaksud adalah pustakawan sebagai penentu kemajuan sebuah perpustakaan.
Dibutuhkan kemampuan yang luar biasa untuk memajukan sebuah perpustakaan.
Berbagai tantangan dan rintangan menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam
perjuangan para pustakawan untuk memajukan perpustakaan.Namun begitu,
pustakawan tidak boleh berputus asa menghadapi tantangan tersebut, justru
pustakawan harus senantiasa berusaha terus menerus tanpa merasa bosan untuk
memperjuangkan perpustakaan dan organisasi pustakawan agar di perhatikan oleh
pemerintah. Menjadi sebuah tugas rumah yang tidak ringan untuk mencapai hal
ini, namun bukan sesuatu yang mustahil jika para pustakawan bersama-sama
mengembangkan diri dan meningkatkan profesionalismenya dengan berbagai
ketrampilan yang dimiliki.
10. Seorang pustakawan adalah seoarng pendidik
Karena secara
tidak langsung dalam memberikan layanannya seorang pustakawan memberikan
informasi kepada para pemustakan mengenai cara mengakses OPAC dalam mencari
bahan pustaka. Untuk menjadi pustakwan diperlukan pelatihan dan pendidikan
keahlian. Pada abad 20 oleh Dewey yang merasa perlu adanya pedidikan formal
bagi pustakawan dan pada akhirmyamuncul ilmu perpustakaan. Di Indonesia ilmu
perpustaakanan baru ada pada tahun 1999.
11. Pustakawan bertugas menambah koleksi
Tentu saja
tugas pustakawan bukan hanya mengelolah dan menjaga buku saja tetapi juga mampu
mengajak masyarakat untuk mengunjungi perpustakaan dan menarik minat para
pemustaka untuk betah didalam perpustakaan. Lantas bagaimana caranya, tentu
saja dengan menambah koleksi pustaka dalam perpustakaan, semakin banyak koleksi
pustaka yang dimiliki oleh sebuah perpustakaan maka semakin tinggi pula minat
para pemustaka untuk masuk ke dalam perpustakaan, karena seperti lo tau bahwa
orang masuk ke perpustakaan karena mencari informasi melalui buku yang berada
didalamnya,jika mereka mendapatkan apa yang mereka butuhkan maka mereka akan
datang untuk kembali mencari informasi lagi, seperti Demotrios(pustakwan Mesir
kuno) yang berusaha keras menambah koleksi.
12. Perpustakaan harus di susun dan dikelolah sesuai dengan aturan baku
Yah tentu sajakarena
yang terdapat dalam perpustakaan bukan hanya tumpukkan buku tetapi lebih dari
pada itu, jika pustaka-pustaka disusun berdasarkan aturan yang baku maka akan sangat
mudah mencari pustaka yang diperlukan dengan efektif dan dapat menghemat waktu
dalam proses pencariannya, dan pustaka yang tersimpan bukannya sedikit tetapi
ada begitu banyak tumpukkan buku yang tersimpan dalam perpustakaan jika
pustaka-pustaka itu disusun dengan sistem yang benar maka akan mudah dalam
menemukannya kembali dan tentu saja penampilan yang ditampilkan akan terlihat
lebih indah dan bisa saja malah menarik perhatian para pengujung utnuk datang
berkunjung.
13. Tugas pustakawan untuk menambah koleksi perpustakaan
Yah tentu saja,
pustakawan harus menambah koleksi dalam perpustkaan agar setiap masyarakat yang
membutuhkan informasi tidak kesulitan dan memudahkan mereka untuk memperoleh
informasi. Semangkin banyaknya koleksi yang berlimpah maka semangkin banyaknya
pula manfaatnya, terutama untuk kalian gaes yang menjadi mahasiswa pasti kalian
sangat butuh informasi yang banyak.
14. Sebuah perpustakaan harus disusun menurut aturan tertentu serta
perlu dibuatkan daftar koleksinya
Yah tentu saja,
bagi pustakawan harus menetapakan aturan pernyusunan sesuai daftarnya agar
pemanfaatannya bisa efektif. Kalo misalkan penyusunan buku yang tidak sesuai
maka meyulitkan bagi setiap pengunjung yang akan mencari buku di perpustakaan. Seperti
perputakaan alexandria yang mengelompokan koleksi nya berdasarkan ruangan.
15. Karena perpustakaan merupakan gedung ilmu pengetahuan maka koleksi
perpustakaan harus disusun menurut subjek
Ya tentu saja kalo
perpustakaan yang efektif maka akan memudahkan pemustaka untuk mencari buku,
dan tidak menyulitkan
16. Kenyamanan praktis merupakan faktor utama yang perlu digunakan
dalam penyusunan subjek di perpustkaan
Setiap orang
pasti ingin kenyamanan agar mereka betah saat berkunjung di perpustakan dan
tidak akan bosan walau sampai berjam-jam.
17. Perpustakaan harus memiliki katalog subjek
Seperti yang lo
tau katalog merupakan wakil dokumen ringkas, jadi kalian pasti ingin sebuah
informasi yang ringkas dan memudahkan kalian dapat memahami isi buku tersebut.